Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho – Ada berbagai jenis virus dari hewan dan dapat menular ke tubuh manusia sehingga menyebabkan penyakit. Sebut saja flu burung, flu babi, ebola, SARS, MERS, dan virus corona yang kini mewabah di seluruh dunia. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Drh. M. Munawaroh, 75 persen penyakit yang di derita manusia berasal dari hewan.

Virus corona yang sedang menyerang saat ini termasuk penyakit zoonosis. Ini berarti bahwa virus tersebut di tularkan kepada manusia melalui perantara hewan. Pada umumnya, virus dengan sifat tersebut akan menyebabkan si inang jatuh sakit.

Setelah menginfeksi, hewan yang menjadi pembawa virus bisa menyebarkannya ke makhluk lain, termasuk manusia. Sepanjang sejarah, sudah banyak penyakit zoonosis mematikan yang terjadi. Hewan yang menjadi  perantaranya pun daftar idn poker online beragam.

1. Kelelawar

1 0e42f15f014cd74922802d08f865825a - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Kelelawar pernah beberapa kali menjadi penyebab penyakit mematikan. Pertama, hewan nokturnal ini di ketahui menyebarkan wabah SARS yang terjadi di tahun 2002.

Pada saat itu, virus menular ke musang terlebih dahulu sebelum masuk ke tubuh manusia. Kelelawar juga merupakan salah satu hewan penyebar virus Ebola yang mematikan.

Selain itu, kelelawar juga di duga menjadi pembawa virus corona yang sedang terjadi saat ini. Bagaimana bisa? Kelelawar adalah salah satu hewan liar yang di temukan di pasar tempat virus merebak. Jadi, bukan hal yang tidak mungkin jika virus corona di bawa lagi oleh hewan yang satu ini.

2. Unta

2 c7e8c3ab1968be090ed109b0a7844f9d - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Masih ingat wabah MERS yang sempat heboh pada tahun 2012 lalu? Penyakit tersebut di sebabkan oleh virus corona juga, tetapi dengan jenis yang berbeda. Dampak yang di timbulkan pada manusia pun sama, yaitu gangguan pernapasan.

Pada saat itu, MERS di sebarkan melalui unta. Orang yang melakukan kontak langsung, memakan daging, atau meminum susu unta akan terinfeksi. MERS tidak semudah itu menular, tetapi memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi, yaitu 34 persen.

3. Anjing

3 ae91dd3003e0c84a99fe8500fa78412f - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Hewan yang biasa di jadikan peliharaan ini ternyata bisa menyebarkan penyakit yang mematikan, lho. Benar, anjing adalah penyebab utama dari rabies atau penyakit anjing gila. Sebenarnya ini bukan salah hewan tersebut melainkan virus RABV yang di bawanya.

Siapa pun yang tergigit oleh anjing dengan RABV akan terinfeksi rabies. Penyakit ini sangat mematikan mengingat virus menyerang sistem saraf pusat. Data dari Washington State Department of Health menunjukkan bahwa setidaknya 55 ribu orang meninggal karena penyakit ini setiap tahun.

4. Kucing

4 376cd1813043f0344a02526a969c9d24 - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Hewan kesayangan banyak orang ini merupakan salah satu hewan yang paling sering membawa penyakit zoonosis. Salah satu yang paling terkenal adalah toksoplasmosis. Penyakit ini disebabkan oleh virus bernama Toxoplasma gondii.

Pada umumnya, penyakit ini di sebarkan melalui kotoran kucing. Virus akan menyerang otot, sistem saraf, jantung, paru-paru, dan mata. Wanita hamil adalah kelompok yang paling rentan terhadapnya. Itulah kenapa mereka tidak boleh berdekatan atau bahkan membersihkan kandang kucing.

5. Ayam atau unggas

5 94854ec1c834c8f84a9dfcf145d09cc8 - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Flu burung beberapa kali mewabah di dunia, yaitu pada tahun 1997, 2003, dan 2018. Penyakit ini di sebabkan oleh virus H5N1 atau yang di kenal pula sebagai avian influenza. Seperti namanya, flu burung disebarkan oleh burung atau unggas, terutama ayam.

Orang yang melakukan kontak, membersihkan kandang, dan mengonsumsi hewan itu berisiko tinggi untuk terinfeksi virus tersebut. Ketika masuk ke dalam tubuh manusia, H5N1 akan bermutasi dan menimbulkan gejala mirip dengan flu. Walaupun begitu, penyakit ini memiliki tingkat kematian hingga 60 persen.

6. Babi

6 104da9156926a6b4795bca794ad70db9 - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Kamu tentu sudah bisa menebak penyakit apa yang di bawa oleh hewan ini, kan? Benar, flu babi atau swine flu. Penyakit yang disebabkan oleh virus H1N1 itu sempat menggemparkan dunia pada tahun 2009.

Pada babi, virus tersebut akan menyebabkan demam, depresi, tidak nafsu makan, bersin-bersin, hingga menolak semua makanan yang di berikan. Manusia yang melakukan kontak langsung dan memakan daging babi yang terinfeksi akan tertular penyakit ini.

7. Monyet

7 b3ee538c939bf50f48ed0a09748c8c08 - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Masih ingat cacar monyet yang sempat terjadi di Afrika pada 2019 lalu? Seperti namanya, penyakit tersebut disebarkan oleh primata tersebut. Virus penyebabnya adalah Monkeypox virus (MPXV).

Virus ini lebih banyak menyebar dari hewan ke manusia. Sedangkan penularan antarmanusia sangat jarang terjadi. Selain disebarkan oleh monyet, MPXV juga ditemukan pada tikus liar, tupai, dan kelinci.

7. Nyamuk

8 0964187b1ca6a66a8262e46ebe8e6dc5 - Para Hewan Ini juga Pernah Bawa Virus Mematikan Lho

Nyamuk adalah hewan yang banyak menimbulkan kerugian pada manusia. Sebab mereka sering kali membawa virus mematikan. Tercatat bahwa ada setidaknya puluhan penyakit yang disebarkan melalui nyamuk ke manusia. Beberapa di antaranya adalah:

  • Zika: disebabkan oleh Zika virus (ZIKV), penyakit ini bisa menyebabkan cacat lahir pada bayi;
  • Demam berdarah: disebabkan oleh Dengue virus (DENV), sangat mudah menyebar dan mewabah;
  • Virus west nile: bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya, yaitu meningitis;
  • Yellow fever: disebabkan oleh flavivirus, pasien akan mengalami penguningan kulit;
  • Chikungunya: demam dan sakit sendi yang disebabkan oleh Chikungunya virus (CHIKV).

Sebenarnya hewan di atas tidak selalu membawa virus penyakit. Namun tidak ada salahnya untuk menghindari kontak dengan mereka, terutama saat virus-virus sedang merebak seperti saat ini.

Comments are closed.