Heboh Tinta Cumi Dianggap Najis dan Haram Dimakan

Heboh Tinta Cumi Dianggap Najis dan Haram Dimakan

Heboh Tinta Cumi Dianggap Najis dan Haram Dimakan

Heboh Tinta Cumi Dianggap Najis dan Haram Dimakan – Kabar dari tinta cumi-cumi terlarang bisa membuat adegan jaringan sosial. Meskipun tidak argumen bahwa makanan halal dan tinta cumi-cumi.

Untuk media, pengguna Facebook meng-upload penjelasan dari kirazamber tinta cumi-cumi makanan haram dan dilarang. Netizens juga termasuk pendapat ahli yang menganggap tinta cumi-cumi sebagai darah tidak boleh dikonsumsi oleh umat Islam.

Maka beban ini menjadi keributan publik. Dilansir dari Muslim.or.id (30/6) daging cumi-cumi dan cairan hitam di halal nyata dimakan cumi-cumi. Di sini juga ia menegaskan bahwa tinta cumi-cumi hitam tidak najis.

Ada beberapa penjelasan yang disertai dalil yang sah tentang makan hewan laut, termasuk salah satunya adalah cumi. Muslim bisa makan hewan laut, termasuk saluran hewan laut masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi.

“Laut adalah air suci dan saluran halal” [Silsilah Pada hadis ke Shahihah no. 480]

Jika tubuh hanya halal, maka apa yang terkandung di perumahan juga halal. Dan hitam tinta cumi-cumi dalam cumi juga halal

Dalam Al-Qur’an, Surah Maidah A lebih lanjut menjelaskan bahwa hewan laut makanan halal. Ada proposisi lain, yaitu, hewan berburu cumi-cumi termasuk laut. laut mangsa hewan yang halal hukum asli.

“Sah beberapa laut dan makanan di laut Diburu” (QS A:. Yang Maidah 96)

Selain itu, jika dianggap tinta cumi-cumi karena itu dilarang makan darah, maka ini juga harus berlaku untuk semua jenis hewan laut, termasuk ikan. Tapi bukti, mengkonsumsi darah ikan halal.

Jadi asumsi tentang cumi-cumi dan tinta cumi-cumi tidak murni tidak penting dan tidak dapat dibenarkan. Cumi-cumi dan tinta halal makanan dan hewan laut lainnya mangsa seperti ikan, udang dan kerang.

Comments are closed.