Hewan Paling Kuat Di Dunia

Hewan Paling Kuat Di Dunia

Hewan Paling Kuat Di Dunia

Hewan Paling Kuat Di Dunia – Beraneka ragam Binatang memiliki berbagai jenis kekuatan menakjubkan. Kekuatan yang dimiliki ini bervariasi dan sifatnya relatif, tergantung dari anda mendefinisikan arti kuat. Banyak dari jenis binatang memiliki kekuatan murni dalam hal kemampuan kuat mengangkat, menyeret, menggigit, membawa atau menarik beban. Beberapa jenis memiliki ukuran lebih kecil namun memiliki kekuatan yang sangat besar dibandingkan dengan yang lain.

Apa yang terbayang darimu dari hewan terkuat di dunia? Apakah hewan berbadan besar melebihi manusia? Atau super tinggi melebihi pohon? Nyatanya, banyak hewan-hewan terkuat di dunia justru ditemukan dari hewan-hewan kecil, terutama serangga.

Adapun, pengertian kuat di sini adalah perbandingan antara berat badan dengan jumlah beban yang diangkatnya.

Semut pemotong daun (genus Atta dan Acromyrmex)

Masih dengan serangga, kali ini hewan terkuat ketiga dipegang oleh semut pemotong daun. Semut ini dinamai pemotong daun karena suka memotong daun dan membawanya ke sarangnya. Semut ini punya panjang lebih dari 1 cm, namun dapat membawa berat 50 kali dari berat badannya.

Gak hanya itu, semut ini pun mampu berjalan jauh sambil membawa beban. Semut pemotong daun dapat menggerakkan rahangnya seribu kali dalam sedetik. Otot rahangnya pun sangat kuat! Adapun, semut ini dianggap sebagai ancaman dari lahan pertanian karena dapat memotong ribuan daun dalam waktu singkat. Sehingga, bisa dikatakan semut ini bisa menghancurkan hasil panen.

Gajah (Elephantidae)

Akhirnya, tiba juga bagi mamalia besar untuk unjuk kebolehan sebagai hewan terkuat di dunia. Gak mengherankan kalau gajah jadi mamalia terkuat di dunia. Gak hanya jadi yang terkuat, gajah pun jadi mamalia darat terbesar di dunia, dengan gajah afrika sebagai spesies terbesarnya. Gajah afrika memiliki berat mencapai 7 ton dan tinggi 366 cm. Mereka pun dapat mengangkat beban melebihi berat badan mereka.

Baik gajah jantan maupun betina memiliki gading sepanjang 2,5 meter. Gading ini sangat sensitif karena memiliki 4.000 otot di dalamnya. Sementara, belalainya digunakan untuk mempertahankan diri, mencari makan dan membawa beban bersama dengan pejantan lain.

Gorila (Gorilla gorilla dan Gorilla beringei)

Berikutnya, hewan terkuat di dunia jatuh pada primata besar dengan berat 200 kg dan tinggi 1,7 meter, yaitu gorila. Gorila memiliki lengan yang besar dan panjang untuk membawa beban mencapai 10 kali dari berat badannya.

Lengan ini pun berguna untuk menyeimbangkan badan saat berjalan dengan tangannya. Lengan ini pun berguna untuk melawan pejantan lain dan mempertahankan diri dari pemangsa. Diperkirakan gorila memiliki kekuatan 20 kali dari manusia dewasa!

Elang (Accipitridae)

Elang adalah burung terkuat di dunia karena kemampuannya yang luar biasa untuk memburu mangsanya yang empat kali lebih berat darinya. Elang pun biasanya memburu rubah dan kucing.

Mereka pun biasa terbang tinggi dan dalam waktu lama seiring dengan arah angin membawanya. Elang bisa melakukannya karena memiliki otot sayap yang kuat. Gak hanya itu, elang pun memiliki penglihatan yang sangat baik dan cakar yang tajam dan kuat untuk mencengkeram. Burung ini pun bisa menyelam dengan kecepatan luar biasa.

Beruang grizzly (Ursus arctos ssp.)

Beruang grizzly termasuk salah satu hewan paling buas di dunia. Beruang ini hanya ditemukan di Amerika Utara dan sekitarnya. Mereka dikenal sebagai hewan buas yang melindungi wilayah dan anak-anaknya. Beruang grizzly memiliki berat mencapai 350 kg dan tinggi 2,5 meter dengan pejantan yang lebih besar daripada betinanya.

Beruang grizzly memiliki kaki yang kuat dan cakar yang tajam sepanjang 15 cm. Rahang mereka pun sangat kuat dan dapat menggigit dengan kekuatan 847 kg per meter persegi. Tenaga tersebut cukup untuk menghancurkan bola boling dan tengkorak mangsa mereka.

Beruang ini punya sifat temperamental dan mudah tersinggung. Gak jarang beruang grizzly pun sering menyerang manusia yang mereka anggap sebagai ancaman. Beruang ini pun termasuk sebagai predator di puncak rantai makanan.

Comments are closed.