Manfaat Bawang Bombai bagi Kesehatan

Manfaat Bawang Bombai bagi Kesehatan

Selain untuk Masakan, Ini Manfaat Bawang Bombai bagi Kesehatan

Manfaat Bawang Bombai bagi Kesehatan – Dalam kuliner internasional, bawang bombai (Allium cepa) lebih populer ketimbang bawang merah. Tapi, di Indonesia terjadi sebaliknya. Dalam kuliner Tanah Air, bawang merah lebih sering digunakan dibandingkan bawang bombai.

Kita semua sudah tahu bahwa sayuran penting untuk menjaga kesehatan, dan tiap jenis sayuran menawarkan manfaat kesehatan yang unik. Begitu pula dengan bawang bombai. atau awam sering menyebutnya bawang bombay. Bawang adalah tanaman yang termasuk dalam Agen IDN Poker Indonesia genus Allium, begitu pula dengan bawang putih, bawang merah, daun bawang, dan kucai.

Selama ini, bawang bombai biasa dimanfaatkan untuk meningkatkan cita rasa masakan maupun diolah sebagai makanan ringan. Selain itu, bawang yang satu ini juga mengandung berbagai vitamin, mineral, dan berbagai senyawa lainnya yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan.

Apa saja manfaat bawang bombai bagi kesehatan? Simak ulasannya berikut ini!

Mencegah kanker

Sayuran dari genus Allium, seperti bawang putih dan bawang bombai, dapat membantu menurunkan risiko kanker tertentu, termasuk kanker lambung dan kanker kolorektal. Melansir Healthline, sifat antikanker ini berhubungan dengan senyawa sulfur dan antioksidan flavonoid yang ditemukan dalam sayuran Allium.

Bawang bombai mengandung onionin A yang terbukti mampu menghambat perkembangan tumor, kanker ovarium, serta kanker paru-paru. Selain itu, kandungan antioksidan fisetin dan kuersetin dalam bawang bombai juga berguna untuk menghambat pertumbuhan tumor.

Meningkatkan kepadatan tulang

Selain produk susu, bawang bombai juga dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang. Sebuah studi dalam Food & Function yang dilakukan terhadap 24 perempuan paruh baya dan pascamenopause menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 100 ml jus bawang bombai setiap hari selama 8 minggu mengalami peningkatan kepadatan mineral tulang dan aktivitas antioksidan, dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Ini kemungkinan karena bawang bombai membantu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan kadar antioksidan, dan mengurangi keropos tulang, yang dapat mencegah osteoporosis dan meningkatkan kepadatan tulang.

Baik untuk kesehatan jantung

Bawang bombai mengandung antioksidan dan senyawa yang membantu melawan peradangan, menurunkan trigliserida, dan menurunkan kadar kolesterol, yang mana semua ini merupakan faktor yang membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Sifat antiinflamasi dari bawang bombai juga bermanfaat untuk menurunkan hipertensi dan melindungi tubuh dari pembekuan darah.

Sebuah studi dalam British Journal of Nutrition yang dilakukan pada 70 individu yang kelebihan berat badan disertai hipertensi menemukan bahwa konsumsi 162 mg ekstrak bawang yang kaya akan kuersetin per hari dapat mengurangi tekanan darah sistolik 3-6 mmHg dibandingkan dengan individu yang diberi plasebo.

Bawang bombai juga telah terbukti menurunkan kadar kolesterol. Sebuah penelitian dalam Journal of Obstetrics and Gynaecology Research yang dilakukan pada 54 perempuan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) menemukan bahwa konsumsi bawang bombai mentah dalam jumlah besar, yaitu 40-60 gram selama 8 minggu dapat mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (low-density lipoprotein atau LDL) dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Baik untuk kesehatan pencernaan

Bawang bombai adalah makanan yang tinggi akan kandungan serat dan prebiotik, yang baik untuk mengoptimalkan kesehatan usus. Nantinya, prebiotik ini akan dimakan oleh bakteri usus dan dibuat sebagai asam lemak rantai pendek, seperti asetat, propionat, dan butirat.

Selain itu, menurut penelitian dalam jurnal Nutrients, konsumsi makanan yang kaya akan prebiotik dapat membantu meningkatkan probiotik alias bakteri baik, seperti strain Lactobacillus dan Bifidobacteria, yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Kemudian, meningkatnya jumlah bakteri baik di usus juga akan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Mengendalikan gula darah

Bawang bombai dapat membantu mengontrol gula darah, yang sangat bermanfaat bagi orang dengan diabetes maupun pradiabetes.

Sebuah penelitian pada 42 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa konsumsi 100 gram bawang bombai segar dapat mengurangi kadar gula darah puasa sekitar 40 mg/dl setelah 4 jam. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Insights.

Senyawa kuersetin dan sulfur yang ada di dalam bawang bombai juga memiliki efek antidiabetes dengan cara berinteraksi dengan sel-sel di usus kecil, pankreas, otot rangka, serta jaringan lemak dan hati. Untuk mengendalikan regulasi gula darah seluruh tubuh.

Selain serbaguna dan dapat digunakan untuk meningkatkan rasa masakan maupun diolah sebagai camilan. Bawang bombai ternyata juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Untuk mendapatkan manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, kamu bisa mulai dengan menambahkan lebih banyak bawang bombai ke dalam makanan.

 

Comments are closed.