Manfaat Bermain Lompat Tali bagi Tubuh

Manfaat Bermain Lompat Tali bagi Tubuh

Manfaat Bermain Lompat Tali bagi Tubuh

Manfaat Bermain Lompat Tali bagi Tubuh – Hayo, siapa yang sering bermain lompat tali saat masih kecil? Atau justru kamu masih memainkannya sampai sekarang? Lompat tali adalah olahraga murah meriah, praktis, dan mudah didapatkan, sama seperti hula hoop. Meski terlihat remeh seperti main-main, lompat tali adalah latihan kardio yang baik, lho!

Penasaran, apa saja manfaat lompat tali bagi kesehatan? Baca terus artikel ini, ya!

1. Meningkatkan koordinasi tubuh

Siapa sangka kalau lompat tali bisa meningkatkan koordinasi tubuh? Koordinasi akan terjalin dengan baik antara tangan, kaki, dan mata. Latihan lompat tali secara berulang-ulang bisa membuat kaki terasa lebih ‘ringan’.

Lompat tali termasuk dalam aktivitas siklik, di mana irama yang teratur akan terbentuk. Irama lompat tali yang stabil akan meningkatkan koordinasi antara mata, kaki, dan tangan. Selain itu, lompat tali juga bisa melatih fokus, karena selama melompat kamu pasti akan berusaha untuk tidak tersandung tali.

2. Mengurangi cedera kaki dan pergelangan kaki

Kalau kamu rajin lompat tali, bukan tak mungkin kamu bisa terlindungi dari risiko cedera kaki dan pergelangan kaki. Manfaat ini tentu akan sangat dirasakan oleh orang-orang yang aktif di sepak bola, basket, atau tenis. Sebab, jenis olahraga tersebut rentan membuat pemainnya mengalami cedera di kaki.

Menurut keterangan dari Jump Rope Institute, lompat tali mengajarkan pemain untuk tetap di atas telapak kakinya. Ini bisa meningkatkan koordinasi kaki sekaligus kekuatan pada otot-otot di sekitar sendi pergelangan kaki, serta mengurangi kemungkinan cedera di area tersebut.

3. Membakar kalori lebih banyak

Manfaat ini sungguh menggiurkan, terutama yang sedang dalam proses penurunan berat badan. Lompat tali mampu membakar lebih banyak kalori daripada joging selama 30 menit.

Lompat tali dikatakan bisa bakar hingga 1.300 kalori per jam, dan bisa lebih besar bila dilakukan dengan intensitas tinggi. Bahkan, kamu dikatakan bisa bakar 0,1 kalori per lompatan, lho!

Lebih lanjut, lompat tali selama 10 menit setara dengan berlari sejauh 8 menit. Menariknya lagi, risiko kamu mengalami kerusakan lutut lebih rendah ketimbang lari.

4. Meningkatkan kepadatan tulang

Percayakah kamu kalau lompat tali alias skipping bisa meningkatkan kepadatan tulang? Menurut Daniel W. Barry, asisten profesor kedokteran di Universitas Colorado, Denver, Amerika Serikat, latihan terbaik untuk meningkatkan kepadatan tulang adalah dengan melompat naik dan turun.

Ada studi uji coba terhadap tikus di Jepang berjudul “Minimum Level of Jumping Exercise Required to Maintain Exercise-induced Bone Gains in Female Rats” yang diterbitkan di jurnal “Osteoporosis International” tahun 2009.

Studi tersebut menemukan bahwa tikus yang melompat dan mendarat 40 kali selama seminggu mengalami peningkatan kepadatan tulang secara signifikan setelah 24 minggu.

Jika tulang dalam kondisi bagus, tak ada salahnya untuk mencoba lompat tali. Namun, bila ada riwayat patah tulang atau osteoporosis, konsultasikan dulu dengan dokter.

5. Meningkatkan kesehatan kardiovaskular

Ingin jantung sehat? Latihan lompat tali setiap hari, yuk! Menurut studi berjudul “The Effect of Skipping Rope Exercise on Physical and Cardiovascular Fitness among Collegiate Males” yang diterbitkan di jurnal ilmiah “Research Journal of Pharmacy and Technology” tahun 2019, ditemukan bahwa latihan lompat tali dua sesi per hari dari intensitas sedang hingga berat bisa meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

6. Meningkatkan kemampuan otak

Eh, apa hubungannya lompat tali dengan otak? Olahraga bisa merangsang pertumbuhan sel-sel otak, membantu daya ingat dan berpikir, khususnya pada latihan intensitas tinggi. Nah, lompat tali adalah salah satunya. Selain itu, saat berolahraga, detak jantung meningkat dan memompa lebih banyak oksigen ke otak. Ini bisa memulihkan sel-sel otak.

Lompat tali juga bisa meningkatkan kesadaran spasial, meningkatkan daya ingat, dan membuat kita lebih waspada secara mental.

7. Bisa meredakan stres

Permasalahan hidup bikin kamu rentan mengalami stres. Agar stres tak memburuk, sempatkan waktu sebentar untuk bermain lompat tali.

Lompat tali dapat mendorong otak untuk melepaskan endorfin, yaitu jenis hormon dan senyawa kimia di tubuh yang dapat membantu mengendalikan luka dan stres, serta berkaitan erat dengan perasaan gembira. Nah, ini bisa membantu kamu jadi relaks.

Sementara itu, Justin Dennis, pelatih senior kinesiologi yang tersertifikasi mengatakan, lompat tali akan mengaktifkan banyak otot yang berbeda, mengurangi stres dan kecemasan, serta meningkatkan kemampuan untuk fokus pada gerakan tubuh.

***

Praktis, mudah, bisa dimainkan kapan pun dan di mana pun, dan punya banyak sekali manfaat sehat membuat lompat tali sangat sayang untuk dilewatkan. Tunggu apa lagi? Jangan biarkan lompat tali atau tali skipping yang ada di rumah jadi berdebu. Yuk segera mainkan!

Comments are closed.