Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati – Hamster adalah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Walaupun tubuhnya kecil, hamster membutuhkan kandang yang luas. Hamster termasuk ke dalam subfamili Cricetinae.

Dibanding anjing atau kelinci, memelihara hamster lebih mudah. Hewan ini tak membutuhkan tempat yang besar, perawatannya mudah dan makanannya tidak sulit untuk dicari. Namun, sama seperti hewan lain, hamster juga berisiko terkena penyakit.

Bahkan, beberapa penyakit memiliki risiko kematian yang tinggi! Mau tahu, penyakit apa yang paling umum dialami oleh hamster? Bagaimana gejalanya serta cara penyembuhannya? Intip jawabannya di Download Aplikasi IDNPlay bawah ini!

1. Ekor basah

hamuketsu hamster butts 496286825 5c43c46e46e0fb0001dbb025 b90239be7805b0c2da953cec56377c4a - Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Yup, you read it right. Penyakit ini memang bernama ekor basah. Istilah ini mengacu pada diare atau kotoran longgar, yang diduga disebabkan oleh pertumbuhan berlebih Campylobacter jejuni, sejenis bakteri, ungkap laman The Spruce Pets. Ekor basah adalah penyakit yang paling menular, khususnya pada hamster yang baru disapih.

Diperkirakan, stres adalah pemicu utama ekor basah pada hamster. Stres akan terjadi ketika hamster dipindah dari toko hewan ke rumah baru, di mana mereka perlu waktu untuk beradaptasi. Biasanya, dokter hewan akan memberi antibiotik yang aman untuk hamster dan memberi cairan untuk merehidrasi dirinya.

2. Abses

maxresdefault 01b845828e4046074e7e4dd08c7ae827 - Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Ternyata, hamster juga bisa mengalami abses, lho!  Ini adalah kondisi di mana muncul nanah yang membentuk benjolan besar di kulit. Pada hamster, abses terbentuk dari luka atau goresan pada kulit. Abses juga bisa terbentuk di kantung pipi, jika ada bahan makanan yang bersifat abrasif dan menyebabkan goresan pada lapisan mulut.

Biasanya, abses ini terbentuk di bagian wajah, walau bisa terbentuk di bagian tubuh yang lain. Abses bisa membengkak, lalu berubah warna menjadi merah dan sensitif. Bahkan, ketika abses pecah, maka nanah akan mengotori rambut di sekitarnya, jelas laman The Spruce Pets. Lalu, dokter hewan akan mengeringkan luka dan memberi antibiotik.

3. Infeksi pernapasan

a0047 000145 56a2bce25f9b58b7d0cdf7cf 141c01c184632d125b847f2bc38a0bb2 - Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Siapa sangka kalau hamster bisa mengalami infeksi pernapasan? Bahkan, ini bisa memicu timbulnya pneumonia! Gejala infeksi pernapasan pada hamster adalah kesulitan bernapas, bersin, keluarnya cairan dari hidung dan mata. Lebih parahnya lagi, infeksi pernapasan bisa menyebabkan hamster kehilangan nafsu makan dan menurunnya aktivitas.

Penyebab infeksi pernapasan ini bisa dari virus atau bakteri. Penyakit ini dibagi menjadi acute viral rhinopharyngitisinfluenza, radang tenggorokan yang dipicu oleh bakteri Streptococcus dan lain sebagainya, jelas laman Caring Pets. Untuk mencegah hamster terkena infeksi pernapasan, jaga agar kandangnya selalu bersih, ya!

4. Penyakit Tyzzer

hamster 5733e92d70f09fcebdbf323e762d286d - Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Merasa asing dengan penyakit Tyzzer? Sejatinya, penyakit ini mirip dengan ekor basah, namun ini dipicu oleh bakteri Bacillus piliformis. Menurut laman Pet Health Information, hewan yang stres dan baru disapih akan berisiko terkena penyakit ini. Gejala yang bisa dikenali adalah diare, kehilangan nafsu makan, dehidrasi dan postur tubuh membungkuk.

Untuk menyembuhkannya, dokter hewan akan memberi antibiotik serta suplemen vitamin dan mineral untuk meningkatkan kekebalan hamster. Jika hamster dehidrasi, bisa diberi cairan dan suplemen elektrolit, ungkap laman Pet MD. Untuk pencegahan, pastikan kandang hamster selalu bersih dan pisahkan hamster yang sehat dari yang sakit.

5. Infestasi tungau

screen 3 9feef696fb7bbdbc114c188026439083 - Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Ternyata, tungau bisa hidup di tubuh hamster, lho! Beberapa spesies tungau yang dimaksud adalah Demodex criceti dan Demodex aurati. Tungau ini menyebabkan goresan dan kerontokan pada punggung dan pantat, terang laman Pet MD. Sementara, Notoedres sp bisa menyebabkan kudis gatal di telinga, wajah, kaki dan ekor.

Karena ukurannya sangat kecil, tungau ini tak bisa dilihat dengan mata telanjang. Gejala yang bisa dikenali adalah kulit memerah, meradang dan iritasi. Selain itu, kulit jadi kering, kasar dan bersisik serta menyebabkan rambut di bagian punggung rontok. Tungau bisa diatasi dengan sampo yang mengandung selenium sulfida dan obat Ivermectin.

6. Tumor

6656189583 3f2b1b1dfa z 4608cf5fcd34f40571583562825c0c6d - Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Bukan hanya manusia, hamster pun bisa terkena tumor, lho! Biasanya, hamster betina yang berusia tua lebih rentan terkena tumor, ujar laman Pet Health Information. Ciri-ciri tumor adalah muncul benjolan keras dan kehilangan bulu di sekitarnya. Tumor jinak lebih umum terjadi pada hamster, sementara tumor ganas hanya terjadi 4 persen saja.

Apabila ada tumor yang tumbuh, hamster biasanya akan kehilangan nafsu makan, rambut menjadi kusam, sakit perut dan diare, ungkap laman Pet MD. Dokter hewan biasanya akan melakukan biopsi atau X-ray dahulu sebelum menghilangkan tumor dengan pembedahan. Lebih baik, operasi tumor itu di awal sebelum menjadi ganas!

7. Flu

2570491 825020a9c514a8476e96bd53c11fdca2 - Penyakit Paling Umum pada Hamster & Harus Segera Obati

Terakhir, hamster bisa flu juga, lho! Gejalanya tak jauh berbeda dari manusia, yakni pilek, bersin, mata berair, keluar cairan dari hidung, bulu menjadi kusut dan tidak terawat kesulitan bernapas serta nafsu makan menurun, tutur laman Pet Health Information. Apabila dibiarkan, berat badan hamster akan berkurang!

Ada beberapa penyebab flu pada hamster. Di antaranya adalah berada di ruangan yang dingin, hamster tidak dikeringkan setelah dimandikan atau air tumpah ke bulunya. Untuk mengatasinya, jaga agar ruangan tetap hangat, kering dan membersihkan kandang hamster dengan disinfektan, saran laman Pet Helpful.

Comments are closed.